Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Ditandatangani di Jenewa
Kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran telah ditandatangani dan mengisyaratkan bahwa rincian perjanjian tersebut akan segera dipublikasikan.
IDXChannel - Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran telah ditandatangani dan mengisyaratkan bahwa rincian perjanjian tersebut akan segera dipublikasikan.
"Saya sangat senang mengatakan bahwa kesepakatan itu telah ditandatangani," katanya selama pembicaraan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di KTT G7 dilansir dari laman BBC Selasa (16/6/2026).
Para pejabat senior AS juga mulai memberikan beberapa detail tentang isi kesepakatan tersebut dan menjelaskan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali pada hari Jumat - hari yang sama ketika kesepakatan itu secara resmi ditandatangani di Jenewa.
Pembicaraan teknis tentang program nuklir Iran juga diperkirakan dimulai pekan ini. Sementara setiap pencabutan sanksi atau pelepasan aset akan bergantung pada pemenuhan komitmen Iran berdasarkan kesepakatan tersebut.
Para pejabat AS mengatakan perjanjian tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Mereka juga mengisyaratkan bahwa rincian lebih lanjut dari pakta tersebut dapat dirilis pada hari Rabu meskipun Trump mengatakan teks lengkap perjanjian tersebut akan dirilis segera setelah upacara hari Jumat.
"Ini adalah dokumen yang sangat kuat, dan saya ingin itu dirilis. Jadi mungkin segera," kata presiden. Kesepakatan tersebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari lagi, di mana kedua pihak akan menegosiasikan rincian perjanjian akhir.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang negaranya telah menjadi mediator mengatakan bahwa kesepakatan itu mencakup penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon.
(kunthi fahmar sandy)