Menko Polkam: Hutan Indonesia yang Terbakar Akibat El Nino Capai 107 Ribu Hektare
Bahkan, dampak El Nino saat ini telah menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 107.000 hektare.
IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengungkapkan, kemarau panjang akan berlangsung hingga Oktober 2026. Bahkan, dampak El Nino saat ini telah menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 107.000 hektare.
"Sampai dengan hari ini, wilayah kita di Indonesia ini yang terbakar hutan terhitung 107.000 hektare lebih sampai dengan hari ini," kata Djamari usai rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Dalam penanganan karhutla ini, pemerintah telah mengerahkan sejumlah kekuatan yang dimiliki. Salah satunya melalui operasi udara maupun darat.
"Kita sudah mulai mengerahkan banyak sekali tenaga, alat-alat peralatan untuk itu, sebagai catatan, dalam langkah melaksanakan operasi udara yang dilakukan oleh Satgas Udara, kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixed-wing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan," kata dia.
"Kemudian kalau Satgas Darat banyak sekali yang disiapkan, banyak sekali dan kekuatan yang tercantum cukup banyak di darat," katanya.
Melihat kondisi saat ini, dia menyebut operasi udara merupakan langkah yang paling efektif menangani karhutla. Dirinya menyebut pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diperlukan untuk menurunkan hujan.
"Operasi udara sebenarnya sangat efektif, menimbulkan hujan buatan yang dilakukan oleh BMKG dan BNPB, itu yang paling tepat, paling efektif," kata dia.
Namun, kata dia, OMC juga tidak bisa dilaksanakan secara sembarangan, pelaksanaan sangat bergantung pada keberadaan awan hujan yang dijadikan target penyemaian.
"Tetapi ada satu persyaratan yang harus kita hadapi yaitu kita menemukan ada awan hujan, istilahnya awan hujan. Selama awan hujan itu tidak bisa kita temukan, tidak ada, kita tidak akan bisa membuat hujan buatan," kata dia.
(Dhera Arizona)