IDXChannel—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain mengoptimalkan operasi pemadaman darat, dukungan udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga ditingkatkan melalui penambahan armada pesawat, pemenuhan stok bahan semai, serta fleksibilitas pelaksanaan operasi hingga malam hari.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi di Posko OMC Bandara Tjilik Riwut, Jumat (31/7/2026). Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, serta pengelola Bandara Tjilik Riwut.
Dalam arahannya, Kepala BNPB menginstruksikan agar armada pesawat OMC dapat dioperasikan secara fleksibel kapan pun diperlukan, termasuk pada malam hari apabila BMKG mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan hujan.
Untuk mendukung hal tersebut, tim BMKG diminta terus memantau dan memetakan perkembangan awan secara cermat sebagai dasar pelaksanaan operasi penyemaian.