News

Mentan Amran Sebut Petani Merauke Semakin Sejahtera, Sudah Pakai iPhone

Tangguh Yudha 04/07/2026 20:05 WIB

Salah satu indikator yang ia soroti adalah kepemilikan smartphone yang disebutnya mirip iPhone.

Mentan Amran Sebut Petani Merauke Semakin Sejahtera, Sudah Pakai iPhone

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengklaim kesejahteraan petani, khususnya operator pertanian modern di Merauke, Papua Selatan, terus meningkat seiring pemanfaatan teknologi dalam budidaya padi.

Salah satu indikator yang ia soroti adalah kepemilikan smartphone yang disebutnya mirip iPhone.

"Yang menarik adalah, saya buka tasnya, ada HP. Itu kayak iPhone. Artinya kesejahteraan mereka meningkat karena menguasai teknologi." ungkap Mentan Amran saat melakukan tanam padi bersama petani di Kampung Waninggap Kai, Sabtu (4/7/2026).

Dia melanjutkan, kesejahteraan petani dimungkinkan berkat dukungan produktivitas padi juga terus mengalami kenaikan. Hal ini didorong oleh pemanfaatan teknologi di sektor pertanian termasuk drone yang menurutnya sejajar dengan negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat.

Amran mencontohkan salah satu operator drone pertanian asal Merauke, Celivius Gebze, yang dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan berkat pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

"Tadi, yang menggunakan drone, ada Pak Celivius Gebze. Sudah beli mobil karena sudah bekerja sektor pertanian dan menggunakan teknologi. Artinya, teknologi yang digunakan Merauke, Papua Selatan itu sejajar dengan Jepang, yang digunakan di Amerika dan negara-negara lain," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah terus mendorong transfer teknologi kepada putra-putri daerah agar mampu mengoperasikan berbagai alat pertanian modern secara mandiri. Menurutnya, mekanisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Papua Selatan.

Lebih lanjut Amran mengatakan, saat ini hampir seluruh tahapan budidaya padi, mulai dari penanaman hingga panen, telah memanfaatkan teknologi modern seperti drone, rice transplanter, dan combine harvester yang mendorong peningkatan indeks pertanaman.

"Alat yang digunakan dan tadi peningkatan indeks pertanaman, IP, ini kini bukan basa-basi. Tadi yang berbicara mereka. IP itu tingkat nasional sekitar 1,6 sampai 1,7. Di Merauke itu sudah IP 2, artinya dua kali tanam per tahun. Kalau bisa tiga kali," tuturnya.

Selain meningkatkan frekuensi tanam, produktivitas padi juga mengalami kenaikan. Mentan Amran menyebut hasil panen yang sebelumnya sekitar tiga ton per hektare kini meningkat menjadi empat hingga tujuh ton per hektare di sejumlah lahan.

"Dulu produksinya tiga ton, sekarang sudah ada empat ton, lima ton, ada enam ton, ada tujuh ton. Ini untuk semua rakyat, untuk kesejahteraan masyarakat kita. Pendapatannya naik. Tadi Pak Bupati sampaikan sampai 300 persen. Ini luar biasa," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE