News

Meski Diproyeksikan Menurun, Kapolri Ungkap Jumlah Pemudik 2026 Justru Meningkat

Puteranegara 21/03/2026 10:31 WIB

Berdasarkan pantauan Korlantas hingga 20 Maret 2026, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta tercatat meningkat 2,82 persen dari tahun lalu.

Meski Diproyeksikan Menurun, Kapolri Ungkap Jumlah Pemudik 2026 Justru Meningkat. (Foto: MNC Media)

IDXChannelKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan jumlah masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 2026 tetap mengalami peningkatan dibanding 2025, meskipun sebelumnya jumlah pemudik diprediksikan menurun.

Hal itu disampaikan Kapolri usai memantau pengamanan malam Takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026), malam.

Listyo menyebutkan dari data pemantauan lapangan selama periode 11-20 Maret, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 1.740.968 kendaraan. Angka ini, kata dia, naik sebesar 2,82 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 1.693.143 kendaraan. 

Dia menambahkan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,62 persen menjadi 270.000 kendaraan pada Rabu (18/3/2026) kemarin.

“Tentunya ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa awalnya dari hasil survei terjadi penurunan, namun dalam realitanya pelaksanaannya ternyata terjadi peningkatan,” tuturnya. 

Kapolri merincikan peningkatan jumlah masyarakat yang mudik juga ditemukan pada seluruh moda transportasi. Ia menyebut jumlah penumpang yang menggunakan bus naik sebesar 23,8 persen dengan total 1,16 juta masyarakat. 

Sementara jumlah masyarakat yang mudik dengan kereta api meningkat 12,85 persen menjadi 1,42 juta penumpang selama periode mudik Lebaran 2026. 

Selanjutnya, jumlah masyarakat yang menggunakan pesawat meningkat 0,81 persen menjadi 1,9 juta penumpang. Terakhir, untuk moda transportasi kapal tercatat naik 2,53 persen dari tahun 2025 menjadi 1,74 juta penumpang.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit menegaskan bahwa peningkatan jumlah masyarakat yang mudik itu dibarengi dengan penurunan tingkat kecelakaan lalu lintas. 

Listyo juga menyebut bahwa jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah insiden kecelakaan yang terjadi menurun 3,23 persen dari 1.301 kasus pada 2025 menjadi 1.259 kasus. 

“Kemudian, angka fatalitas ataupun korban yang meninggal dunia turun 24,61 persen dari 191 menjadi 144 orang. Oleh karena itu, tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” pungkasnya. 

(Nadya Kurnia)

SHARE