sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Fenomena Mudik Lebaran Diproyeksi Pacu Konsumsi Rumah Tangga hingga 20 Persen

Economics editor Anggie Ariesta
21/03/2026 08:39 WIB
Fenomena mudik Lebaran pada tahun ini diproyeksikan menjadi mesin penggerak utama ekonomi nasional dengan efek berganda (multiplier effect) yang luas.
Fenomena Mudik Lebaran Diproyeksi Pacu Konsumsi Rumah Tangga hingga 20 Persen. (Foto: iNews Media Group)
Fenomena Mudik Lebaran Diproyeksi Pacu Konsumsi Rumah Tangga hingga 20 Persen. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Fenomena mudik Lebaran pada tahun ini diproyeksikan menjadi mesin penggerak utama ekonomi nasional dengan efek berganda (multiplier effect) yang luas.

Melalui redistribusi kekayaan dari pusat ke daerah, aktivitas tahunan tersebut konsisten memicu lonjakan konsumsi rumah tangga sebesar 15 persen hingga 20 persen dibandingkan bulan-bulan biasa.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto menekankan bahwa setiap pengeluaran pemudik juga memberikan dampak berlapis bagi berbagai sektor riil, terutama UMKM di daerah yang pendapatannya berpotensi meningkat hingga 50 persen hingga 70 persen.

“Setiap pengeluaran pemudik menciptakan efek pengganda yang memberikan dampak berlapis bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi,” kata Haryo dalam keterangannya, dikutip Sabtu (21/3/2026).

Peningkatan aktivitas tersebut juga berkontribusi pada kenaikan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa. Dengan potensi yang besar tersebut, lanjtu Haryo, sinergi kebijakan serta penguatan peran UMKM menjadi kunci untuk mengoptimalkan momentum mudik Lebaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement