sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara

Economics editor Anggie Ariesta
05/05/2026 11:36 WIB
Purbaya mengungkapkan tengah membahas secara insentif dengan Menteri ESDM terkait windfall tax terhadap komoditas nikel dan bea keluar batu bara.
Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara. (Foto: iNews Media Group)
Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang mempertimbangkan pengenaan pajak laba ditahan atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini menyasar keuntungan luar biasa yang diperoleh perusahaan akibat lonjakan harga komoditas global, bukan dari peningkatan kinerja operasional internal perusahaan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa rencana ini tengah dibahas secara intensif bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Nanti ada (windfall tax), tapi itu masih didiskusikan dengan Menteri ESDM. Saya terima saja pokoknya duitnya," ujar Purbaya ke awak media di kantornya, Senin (4/5/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa tambahan penerimaan dari pajak ini sangat krusial untuk memperkuat APBN, terutama dalam menanggung beban subsidi yang terus meningkat.

Selain rencana pengenaan pajak tambahan, pemerintah tetap berkomitmen menjaga daya saing produk hilirisasi nikel. Pemerintah menyiapkan berbagai insentif untuk produk turunan nikel guna mempercepat pertumbuhan ekosistem industri baterai di dalam negeri.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement