sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara

Economics editor Anggie Ariesta
05/05/2026 11:36 WIB
Purbaya mengungkapkan tengah membahas secara insentif dengan Menteri ESDM terkait windfall tax terhadap komoditas nikel dan bea keluar batu bara.
Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara. (Foto: iNews Media Group)
Purbaya dan Bahlil Kaji Windfall Tax Nikel dan Bea Keluar Batu Bara. (Foto: iNews Media Group)

"Nikel itu kan salah satu bahan baku baterai, kita akan dorong pertumbuhan industri baterai di sini juga dengan insentif... supaya ini juga laku," ungkap Purbaya.

Selain windfall tax, Purbaya juga mewacanakan penerapan bea keluar untuk nikel dan batu bara. Kebijakan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat fungsi pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terhadap praktik under-invoicing (pelaporan harga di bawah nilai asli) serta ekspor ilegal.

Purbaya mengungkapkan bahwa selama ini, ketiadaan bea keluar membuat pihak Bea Cukai memiliki keterbatasan dalam memeriksa kargo secara mendalam sebelum keberangkatan.

"Selama ini kalau ekspor batu bara, karena pajaknya nol, enggak ada bea keluar, Bea Cukai enggak bisa periksa sebelum barangnya berangkat. Jadi kita under-invoicing di situ besar sekali," kata Purbaya.

Dengan diterapkannya bea keluar, proses pemeriksaan fisik dan dokumen dapat dilakukan secara ketat di pelabuhan keberangkatan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian negara akibat ketidakakuratan data ekspor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement