sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Sepekan Diproyeksi dalam Fase Downtrend, Perhatikan Saham Nikel dan CPO

Market news editor Febrina Ratna Iskana
04/05/2026 07:12 WIB
IHSG dalam sepekan ke depan diproyeksi dalam fase downtrend. Sejumlah saham di sektor nikel dan CPO dinilai mampu bertahan di situasi tersebut.
IHSG Sepekan Diproyeksi dalam Fase Downtrend, Perhatikan Saham Nikel dan CPO. (Foto: iNews Media Group)
IHSG Sepekan Diproyeksi dalam Fase Downtrend, Perhatikan Saham Nikel dan CPO. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannelIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan ke depan diproyeksi dalam fase downtrend. Sejumlah saham di sektor nikel dan CPO dinilai mampu bertahan di situasi tersebut.

Adapun IHSG dalam pekan lalu ditutup di level 6.956,80 atau melemah kurang lebih -2,52 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan (outflow) sebesar Rp5,8 triliun di pasar reguler.

Menariknya, koreksi pada akhir April 2026 ini mencerminkan koreksi sebesar -19,55 persen secara year-to-date (YTD) dibandingkan penutupan akhir 2025 di level 8.646,93 dengan empat bulan berturut-turut di zona merah.

"Penurunan ini bukan sekadar koreksi teknikal biasa ini adalah tekanan sistemik yang berlangsung konsisten. Bulan April 2026 ditutup dengan penurunan -1,30 persen," kata Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Dia menjelaskan pelemahan IHSG dipengaruhi sejumlah sentimen global dan domestik. Dari global ia menyebutkan dua sentimen utamanya yakni ketidakpastian kebijakan moneter AS, di mana sikap Bank Sentral AS (The Fed) yang memilih untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement