News

Negara Tanggung Biaya Napi Kasus Korupsi, Ketua KPK: Penindakan  Lebih Mahal dari Pencegahan

Jonathan Simanjuntak 11/05/2026 17:46 WIB

Dia berharap buku tersebut dapat menekan perilaku koruptif sehingga penindakan tidak perlu dilakukan.

Negara Tanggung Biaya Napi Kasus Korupsi, Ketua KPK: Penindakan  Lebih Mahal dari Pencegahan

IDXChannel - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menyebut penindakan perkara korupsi lebih menguras anggaran negara. Karena itu, ia menilai upaya pencegahan perlu lebih diutamakan.

Pernyataan itu disampaikan Setyo saat meluncurkan Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi. Dia berharap buku tersebut dapat menekan perilaku koruptif sehingga penindakan tidak perlu dilakukan.

"Kalau ini (buku) kita berikan gitu daripada proses penindakan yang di depan, lebih bagus kita melakukan proses pencegahan. Penindakan pasti akan lebih mahal ya," kata Setyo dalam paparannya saat peluncuran buku tersebut, Senin (11/5/2026).

Setyo mengatakan koruptor yang telah diproses hukum pun masih menjadi beban biaya negara. Menurutnya, negara tetap menanggung kebutuhan narapidana, mulai dari makan hingga seragam tahanan.

"Dari awal sampai akhir gitu sudah di dalam (penjara) pun masih diurusi negara, makanannya, bajunya, seragamnya dan lain-lain," lanjut dia.

Dia berharap buku panduan itu dapat menanamkan nilai antikorupsi sejak dini kepada pelajar sehingga integritas terbentuk saat dewasa dan mencegah perilaku koruptif.

"Kita anggaplah ini sebuah kitab suci lah, kita anggap sebuah kitab ini yang memang dibuat oleh mungkin sesama manusia dengan segala kekurangan dengan segala keterbatasan tapi ini adalah berupa panduan atau pedoman untuk anti korupsi yang bisa kita berikan kepada anak-anak kita, anak-anak cucu kita gitu," kata dia.

"Tanamkan bahwa masa depan tanpa korupsi, harapan untuk hari ini, esok, dan masa depan tanpa korupsi tidak dimulai dari ruang pemeriksaan, tidak dimulai dari ruang penyidikan, apalagi ruang persidangan," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE