News

Pasar Otomotif Eropa Tumbuh Positif pada Mei 2026, EV China Makin Laris, Kalahkan Merek Lokal

Kurnia Nadya 23/06/2026 14:59 WIB

Pertumbuhan ini sepenuhnya ditopang oleh permintaan kendaraan listrik (electric vehicles) yang melesat.

Pasar Otomotif Eropa Tumbuh Positif pada Mei 2026, EV China Makin Laris, Kalahkan Merek Lokal. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Pasar otomotif Eropa mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang Mei 2026. Berdasarkan data Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), jumlah mobil baru di Uni Eropa, Inggris, dan kawasan EFTA naik 3,6 persen secara tahunan menjadi 1.152.523 unit.

Melansir CNA (23/6/2026), secara akumulatif, selama lima bulan pertama 2026, angka penjualan mobil di Uni Eropa tersebut berhasil terkerek naik 4,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pertumbuhan ini sepenuhnya ditopang oleh permintaan kendaraan listrik (electric vehicles) yang melesat, sehingga berhasil menutupi kejatuhan drastis penjualan mobil konvensional berbasis bensin dan diesel.

Kendaraan ramah lingkungan mendominasi pasar. Data ACEA menunjukkan, registrasi mobil listrik melonjak tajam hingga 39,1 persen. Sementara itu, varian plug-in hybrid (PHEV) naik 13,2 persen, dan mobil hybrid tumbuh 8,2 persen.

Jika dikombinasikan, ketiga jenis kendaraan berbasis listrik ini telah menguasai lebih dari dua pertiga dari total pangsa pasar mobil baru yang terdaftar di Eropa sepanjang Mei.

“Pasar terus diuntungkan oleh kuatnya permintaan konsumen terhadap jajaran teknologi elektrifikasi di pasar-pasar utama Eropa. Tren positif ini didorong oleh adanya insentif baru serta revisi tunjangan pajak dari pemerintah setempat," tulis manajemen ACEA dalam keterangan resminya.

Sebaliknya, era mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) tampaknya kian meredup. Penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel ambrol secara signifikan, masing-masing segmen mencatatkan penurunan sekitar 19 persen.

Transisi energi ini memicu pergeseran peta persaingan bisnis. Produsen mobil raksasa (legacy carmakers) asal Eropa justru kehilangan pangsa pasar. Registrasi dari pabrikan besar seperti Renault, Stellantis, dan Volkswagen Group dilaporkan kompak menyusut 1–3 persen.

Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain baru dari China yang sukses membukukan lonjakan penjualan luar biasa di pasar Eropa. 

Leapmotor kini memimpin dengan lonjakan fantastis sebesar 465,1 persen, Chery mencatat pertumbuhan agresif sebesar 244,1 persen, BYD melonjak hingga 136,6 persen, dan Geely & SIAC masih mencetak rapor hijau masing-masing sebesar 12,6 persen dan 13,9 persen.

Sementara itu, produsen EV asal Amerika Serikat, Tesla, berhasil melanjutkan tren pemulihan (rebound) untuk bulan keempat berturut-turut. 

Registrasi mobil milik Elon Musk ini melesat 107,9 persen menjadi 28.610 unit pada Mei, sekaligus mengakhiri periode kelam penurunan penjualan yang sempat mereka alami selama lebih dari setahun terakhir.


(Eugenia Siregar)

SHARE