News

Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam Hari, Tak Ada Penutupan Jalan

Achmad Al Fiqri 14/01/2026 13:28 WIB

Gubernur DKI JakartaPramono Anung telah mengintruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk membuat skema pembongkaran monorel.

Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam Hari, Tak Ada Penutupan Jalan

IDXChannel - Gubernur DKI JakartaPramono Anung, memastikan tak akan ada penutupan jalan saat pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pasalnya, pembongkaran tiang monorel akan dilakukan pada malam hari.

"Ini pengerjaannya akan dilakukan malam hari ya. Sehingga dengan demikian tidak ada penutupan jalur," kata Pramono usai menyaksikan groundbreaking pencopotan tiang monorel, Rabu (14/1/2026).

Dia telah mengintruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk membuat skema pembongkaran tiang tidak ganggu arus lalu lintas.

"Saya sudah minta ke Bina Marga dan Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas agar tida macet. Karena ini jalan utama kita," kata Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya tak akan membuat rekayasa arus lalu lintas berupa penutupan jalan saat proyek itu berlangsung.

"Jadi rekayasa lalu lintasnya adalah pertama tidak ada penutupan jalan. Dan karena pekerjaannya itu pada malam hari, dan sesuai rencana bahwa nantinya akan ada pemotongan tiang, itu rencana satu tiang satu malam," kata Syafrin.

Dengan begitu, jalur lambat Jalan HR Rasuma Said tak akan ditutup seluruhnya, melainkan staging.

"Jadi misalnya di ruas ini yang akan ditutup, tadi di ujung kami lakukan penutupan, kemudian di bukaan depan itu otomatis yang dari lajur cepat itu bisa masuk ke jalur lambatnya. Demikian seterusnya sampai dengan di Simpang Gatot Subroto nantinya," kata Syafrin.

Lebih lanjut dia mengatakan, proyek pencopotan tiang monorel ini akan dilakukan tengah malam dan tidak di waktu kepadatan arus lalu lintas.

"Ya, sebagaimana kita ketahui karena kepadatan lalu lintas di Jakarta itu bahkan sampai jam 22.00, window time-nya itu dari jam 23.00 sampai dengan pukul 05.00," kata Syafrin

Kendati demikian, ia berharap dan mengimbau para pengendara, tak berhenti di dekat proyek pembongkaran tiang.

"Kami harapkan jangan sampai ada, kami himbau ke pengendara, jangan sampai ada kendaraan yang kemudian berhenti pada saat dilakukan pekerjaan. Tetap bergerak agar lalu lintas di belakangnya tetap bergerak smooth," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE