Pemprov DKI Tunggu Arahan Pemerintah Pusat untuk Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai
Pasalnya, Pramono menginginkan agar transportasi publik itu diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.
Pasalnya, Pramono menginginkan agar transportasi publik itu diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Tentunya kami sedang menunggu arahan dari pemerintah pusat. Dalam hal ini memang Pemerintah DKI Jakarta yang meminta untuk bisa diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Dia menjelaskan panjang lintasan LRT Jakarta dari stasiun Kelapa Gading hingga stasiun Manggarai memiliki panjang 12,2 Kilometer. Proyek tersebut memiliki nilai investasi sebesar Rp 12,1 triliun.
"Untuk peresmian LRT dari Manggarai sampai dengan Kelapa Gading yang panjangnya 12,2 kilo, 11 station, investasinya 12,1," ucap dia.
Sekadar informasi, proyek LRT Fase 1A, Kelapa Gading-Velodrome saat ini telah beroperasi dan bisa digunakan masyarakat. Sementara LRT Fase 1B Rawamangun-Manggarai, yang rencananya diresmikan Agustus terpaksa ditunda sementara.
Sambil menunggu peresmian, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan tarif Rp8 sebagai bentuk sosialisasi kehadiran LRT Jakarta.
Setelah diresmikan, tarif Rp8 akan menjadi Rp5.000 secara flat. Tarif Rp5.000 disebut Pramono hanya berlaku selama satu sampai dua bulan.
LRT Jakarta nantinya akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB. Dengan beroperasinya LRT Jakarta ini, diharapkan bisa membantu mengurangi beban kemacetan di Ibu Kota.
(Nur Ichsan Yuniarto)