News

Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Jalan Tol Trans Sumatera

Nur Ichsan Yuniarto 12/02/2026 12:54 WIB

Ini menjadi pendaratan pesawat tempur pertama yang dilaksanakan pada ruas jalan tol di Indonesia.

Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Jalan Tol Trans Sumatera (Hutama Karya)

IDXChannel - Dua pesawat tempur milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) mendarat di jalan tol Trans Sumatera (JTTS).

Pendaratan ini merupakan serangkaian uji coba pendaratan pesawat di ruas jalan tol yang digelar TNI AU, Hutama Karya dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Rabu (11/2/2026).

Uji coba dilakukan di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Gerbang Tol Lambu Kibang (KM 202+036) hingga Gerbang Tol Simpang Pematang (KM 239+907).

"Area tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat tempur dalam rangka penguatan kesiapan operasional landasan darurat guna mendukung pertahanan negara," kata EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah lewat keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).

Dia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi pendaratan pesawat tempur pertama yang dilaksanakan pada ruas jalan tol di Indonesia.

"Pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bentuk optimalisasi infrastruktur untuk kepentingan negara. Hutama Karya mendukung sinergi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional, dengan tetap memastikan standar keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional terpenuhi secara optimal," kata dia. 

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pertahanan yang adaptif terhadap berbagai skenario kontinjensi.

"Uji coba pendaratan pesawat tempur berjalan sukses. Begitu pula dengan lepas landasnya berjalan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia," kata Donny Ermawan.

"Terima kasih kepada Hutama Karya atas dukungannya dalam uji coba jalan tol sebagai runway. Hal ini adalah perwujudan dari pertahanan," lanjut Donny.

Dia menambahkan, uji coba ini menjadi penanda penting penguatan sistem pertahanan negara, khususnya dalam menyiapkan infrastruktur sipil yang dapat difungsikan untuk kepentingan pertahanan saat kondisi darurat.

Ada dua jenis pesawat tempur yang diuji untuk mendarat di jalan tol. Keduanya yakni Super Tucano merupakan pesawat turboprop yang digunakan TNI AU untuk patroli udara, pengintaian, serta dukungan udara jarak dekat.

Sementara F-16 merupakan pesawat tempur supersonik yang berfungsi sebagai garda terdepan pertahanan udara nasional.

"Kedua pesawat tempur yang diuji, Super Tucano dan F-16, dilaporkan dalam kondisi aman. Artinya, apa yang kita rencanakan berhasil dan berjalan sesuai skenario," katanya.

Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti melanjutkan, infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas.

"Terima kasih atas uji coba pendaratan pesawat tempur di segmen jalan tol ini dengan selamat. Kita jadikan acuan. Terima kasih,” kata Diana.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE