News

Pimpin HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Ingatkan Judi Online Rugikan Bangsa

Binti Mufarida 01/07/2026 11:59 WIB

Tantangan masih besar, masih banyak rakyat menderita kemiskinan.

Pimpin HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Ingatkan Judi Online Rugikan Bangsa

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan ancaman-ancaman yang merugikan bangsa seperti narkotika, judul online (judol), terorisme, hingga korupsi. 

Hal itu diungkapkan Prabowo saat memberikan amanat pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Lapangan Satuan Latihan (Satlat), Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

"Saya tekankan kembali, narkotika adalah ancaman yang sangat besar bagi bangsa kita. Judi online ancaman yang sangat merugikan bangsa kita," kata Prabowo.

"Perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal, perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime, sangat merugikan bangsa kita," lanjut Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo pun mengapresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap ribuan kasus narkotika.

Selain itu, Polri juga bersama Komdigi memberantas judi online, serta berhasil mempertahankan nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. 

"Ini prestasi yang perlu kita hargai. Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan, jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas," katanya.

Prabowo mengingatkan, tantangan masih besar, masih banyak rakyat menderita kemiskinan.

"Ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal. Karena itu, tantangan saudara, tantangan kita semua, masih besar dan masih banyak," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, katanya, hukum harus tegakkan, hukum harus dihormati dan dihargai.

"Hukum harus menjadi pelindung rakyat. Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah. Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas," katanya.

"Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok mana pun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum," lanjut Prabowo.

Prabowo kembali menekankan bahwa rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan.

"Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," kata Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE