News

Produsen Motor Listrik ALVA Catat Pertumbuhan Permintaan hingga 52 Persen

Niko Prayoga 24/06/2026 12:31 WIB

Peningkatan permintaan ini dipicu oleh produk yang kini lebih adaptif terhadap kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. 

Produsen Motor Listrik ALVA Catat Pertumbuhan Permintaan hingga 52 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—PT Ilectra Motor Group, produsen motor listrik merek ALVA, mencatatkan permintaan motor listrik bertumbuh 52 persen secara tahunan sepanjang 2025, dari 3.000 unit pada 2024 menjadi 4.500 unit pada tahun berikutnya. 

Chief Marketing Officer ALVA Putu Swadita Yudha mengatakan peningkatan permintaan ini dipicu oleh produk yang kini lebih adaptif terhadap kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. 

“Pertama, kalau saya bilang, produknya sendiri, kalau produknya tepat, infrastrukturnya, ekosistemnya tepat, masyarakat teredukasi,” ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan data Research and Development ALVA, beberapa hal yang menjadi pertimbangan masyarakat adalah fungsionalitas motor listrik untuk kegunaan sehari-hari. Seperti untuk berboncengan hingga membawa barang keperluan rumah tangga.

Sehingga, motor produksi ALVA dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya adalah dek bagian depan yang dibuat rata atau flat deck. Tak sembarangan, pembuatan flat deck itu sudah diukur sedemikian rupa agar kompatibel untuk membawa barang. 

“Sebagai contoh, ALVA N3 itu kami desain sebagai motor listrik untuk penggunaan utilitas sehari-hari. Makanya, flat deck-nya memang kami sudah ukur, lebarnya galon, lebarnya gas melon. Termasuk kalau misalnya mau bawa koper kecil, hal-hal ini kami ukur, termasuk juga panjang dari joknya dan lebar joknya, tingginya,” jelas Yudha.

Selain itu, beberapa fitur dari motor listrik juga saat ini hampir mirip dengan motor bahan bakar bensin. Sistem kontrol gas dari motor listrik sendiri saat ini sudah disesuaikan layaknya motor biasa.  

“Dengan memanajemen arusnya itu sedemikian rupa supaya feels-nya itu kayak nyetir motor bensin. Jadi memang banyak sih hal-hal yang kecil-kecil yang kita juga ingin orang kalau nyetir motor ALVA itu, rasanya sama kayak motor bensin, minimal sama,” tambah dia.

Selain itu, motor listrik saat ini juga bisa dipergunakan untuk bepergian jarak jauh dengan kecepatan yang sudah lebih mumpuni. Seperti ALVA N3 yang bisa mencapai 80 km/jam serta ALVA Cervo yang memiliki kecepatan hingga 103 km/jam. 

Terkait pengisian daya listrik, saat ini stasiun pengecasan bagi motor listrik juga sudah mulai tersedia di banyak tempat. ALVA sendiri memiliki lebih dari 350 konektor di berbagai lokasi, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan sekitar 150 konektor pada akhir 2025. 

Hal tersebut juga didukung oleh jaringan aftersales partner, Customer Service, dan Roadside Assistance 24/7. Terlebih, didukung oleh teknologi Boost Charge yang memungkinkan pengisian daya dari 10 persen ke 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.  

“Keberhasilan adopsi motor listrik sangat bergantung pada rasa percaya konsumen. Karena itu, ALVA terus memperkuat titik-titik yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, mulai dari jarak tempuh, charging, ketahanan baterai, layanan setelah pembelian, hingga kemudahan kepemilikan,” beber Yudha.

ALVA sendiri saat ini sudah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi yang mencakup produk, charging, layanan purna jual, dan model kepemilikan yang lebih fleksibel. Sejak awal 2022, ALVA menyiapkan fondasi ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir melalui investasi jangka panjang lebih dari Rp1 triliun. 

(Nadya Kurnia)

SHARE