sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menperin Ungkap Rencana Pemberian Stimulus Ekspor hingga Insentif Mobil Listrik

Economics editor Anggie Ariesta
05/05/2026 12:47 WIB
Menperin dan Menkeu sepakat untuk membedah berbagai kendala di lapangan guna mencarikan solusi melalui kebijakan stimulus dan insentif.
Menperin Ungkap Rencana Pemberian Stimulus Ekspor hingga Insentif Mobil Listrik. (Foto: iNews Media Group)
Menperin Ungkap Rencana Pemberian Stimulus Ekspor hingga Insentif Mobil Listrik. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan intensif dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait penguatan sektor manufaktur sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk membedah berbagai kendala di lapangan guna mencarikan solusi melalui kebijakan stimulus dan insentif.

Menperin memberikan apresiasi kepada Menkeu atas langkah proaktif dalam membentuk tim debottlenecking untuk mengurai hambatan bagi pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa sektor manufaktur memegang peranan krusial, di mana pertumbuhan sektor ini tahun lalu bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

"Nah itu menunjukkan sektor manufaktur merupakan sektor terpenting bagi perekonomian. Jadi kita tadi intinya memang membahas apa saja policy-policy langkah-langkah yang perlu kita ambil, pemerintah ambil baik itu sebagai stimulus maupun sebagai insentif, ya agar pertumbuhan manufaktur yang akan menopang pertumbuhan ekonomi itu bisa berjalan lebih baik dan lebih cepat," ujar Agus saat ditemui di lobby gedung Djuanda I Kemenkeu, Selasa (5/5/2026).

Salah satu poin utama pembahasan yaitu upaya meningkatkan kontribusi ekspor manufaktur. Agus memaparkan bahwa saat ini 80 persen output manufaktur Indonesia masih diserap pasar domestik, sementara baru 20 persen yang diekspor. Angka ini berbeda dengan negara tetangga seperti Vietnam atau Thailand.

Pemerintah menargetkan untuk mengerek rasio ekspor tanpa mengorbankan perlindungan terhadap pasar dalam negeri. Mengingat, data BPS menunjukkan bahwa produk manufaktur mendominasi sekitar 75 hingga 80 persen dari total ekspor nasional.

Terkait rencana pemberian insentif untuk mobil listrik, Menperin menyebut kebijakan ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika global. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement