IDXChannel - Perdana Menteri Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menekankan bahwa gabungan nilai ekonomi Indonesia dan Thailand berpotensi menembus angka lebih dari USD2 triliun. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, kedua negara pendiri ASEAN ini sepakat memfokuskan kolaborasi strategis pada empat sektor utama demi memperkuat ketahanan ekonomi kawasan.
Perdana Menteri Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan pentingnya penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Thailand di tengah era baru ekonomi global. Ia menilai integrasi ekonomi kedua negara memiliki bobot yang sangat besar karena mewakili dua kekuatan ekonomi terbesar di kawasan ASEAN.
Pernyataan PM Anutin ini disampaikan dalam forum bisnis Indonesia-Thailand, yang digarap Kamar Dagang Industri Indonesia dan Thailand. Forum ini menjadi lanjutan rangkaian lawatan Anutin dan delegasi bisnisnya ke Indonesia selepas bertemu Presiden Prabowo Subianto, kemarin (3/8/2026).
"Secara gabungan, perekonomian kedua negara kita mewakili lebih dari 350 juta jiwa dengan nilai lebih dari USD2 triliun. Nilai ini sangat signifikan dan sangat sedikit kemitraan di ASEAN yang menawarkan skala peluang sebesar ini," kata Anutin Charnvirakul dalam acara Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Adapun nilai perdagangan bilateral kedua negara saat ini telah menyentuh hampir USD20 miliar. Mengingat besarnya potensi pasar tersebut, kedua pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai transaksi perdagangan dan investasi dengan cara membangun rantai nilai terintegrasi pada sektor industri, jasa, serta ekonomi halal.