sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menpar: Konser Internasional Terbukti Beri Efek Berganda ke Ekonomi RI

Economics editor Rohman Wibowo
20/08/2026 00:01 WIB
Menpar menegaskan bahwa perhelatan musik berkelas dunia berfungsi sebagai motor penggerak rantai ekonomi pariwisata yang melibatkan berbagai sektor turunan.
Menpar: Konser Internasional Terbukti Beri Efek Berganda ke Ekonomi RI
Menpar: Konser Internasional Terbukti Beri Efek Berganda ke Ekonomi RI

IDXChannel - Penyelenggaraan pertunjukan musik berskala internasional terbukti memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian nasional, mulai dari peningkatan kunjungan wisata, perputaran uang miliaran rupiah, hingga penguatan kapasitas pelaku industri kreatif di Indonesia.

Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa perhelatan musik berkelas dunia berfungsi sebagai motor penggerak rantai ekonomi pariwisata yang melibatkan berbagai sektor turunan secara masif.

"Bagi sektor pariwisata, events seperti ini merupakan demand generator yang mengaktifkan rantai aktivitas ekonomi, terutama melalui transaksi pembelian tiket, sewa fasilitas, hotel, konsumsi kuliner, serta aktivitas produksi oleh vendor dan pelaku industri," kata Widiyanti dalam konferensi pers di JIEXPO, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Teranyar, salah satu perhelatan yang mencuri perhatian adalah pertunjukan musisi dunia Andrea Bocelli yang digagas oleh promotor Shoemaker Studios di dua lokasi, yakni Candi Borobudur dan Jakarta. Pertunjukan ini mempertemukan kekayaan warisan budaya Indonesia dengan fasilitas kota modern yang dinamis dan terbuka untuk ajang internasional.

Dampak ekonomi dari agenda pariwisata ini juga tercermin melalui program unggulan Events by Indonesia. Sepanjang 1 Januari hingga 31 Juli 2026, Kementerian Pariwisata telah mendukung 105 events yang sukses menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung, melibatkan lebih dari 11.000 UMKM, serta menyerap 184.000 lebih pekerja seni dan komunitas dengan estimasi perputaran uang menembus Rp1 triliun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement