sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Perluas Insentif Hedging 12,5 Persen untuk Pinjaman Luar Negeri dan FDI

Economics editor Anggie Ariesta
16/08/2026 16:50 WIB
BI memperluas cakupan insentif pengurangan premi instrumen lindung nilai (hedging) sebesar 12,5 persen.
BI Perluas Insentif Hedging 12,5 Persen untuk Pinjaman Luar Negeri dan FDI. (Foto: Ilustrasi)
BI Perluas Insentif Hedging 12,5 Persen untuk Pinjaman Luar Negeri dan FDI. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannelBank Indonesia (BI) memperluas cakupan insentif pengurangan premi instrumen lindung nilai (hedging) sebesar 12,5 persen. Kebijakan tersebut kini tidak hanya berlaku untuk transaksi portfolio inflow, tetapi juga mencakup pinjaman luar negeri perbankan dan investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI).

Penjabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, mengatakan perluasan underlying pendanaan luar negeri ini bertujuan memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus menjaga kecukupan likuiditas rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

“Memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah dan menjaga kecukupan likuiditas rupiah dalam melakukan perluasan transaksi underlying pendanaan luar negeri yang dapat memperoleh insentif pengurangan premi bagi swap jual lindung nilai atau swap beli lindung nilai kepada BI sebesar 12,5 persen. Dari semula hanya mencakup transaksi portfolio inflow, sekarang menjadi termasuk pinjaman luar negeri oleh bank dan foreign direct investment,” ujar Destry dalam konferensi pers hasil RDG BI Agustus 2026, Rabu (19/8/2026).

Destry menjelaskan, fasilitas swap lindung nilai tersebut memiliki tenor transaksi hingga 12 bulan, dengan masa kontrak maksimal tiga tahun. Selain itu, kontrak dapat diperpanjang (roll over) sesuai sisa jangka waktu lindung nilai.

Kebijakan perluasan insentif ini akan mulai berlaku efektif pada pekan kedua September 2026. BI menetapkan bahwa insentif dapat dimanfaatkan untuk dana pinjaman luar negeri maupun arus masuk FDI yang telah direalisasikan sejak 1 Juli 2026.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement