Raksasa Pelayaran Hapag-Lloyd Tetap Hindari Selat Hormuz meski Ada Gencatan Senjata
Raksasa pelayaran Jerman, Hapag-Lloyd, mengatakan bahwa kapal-kapalnya tetap akan menghindari Selat Hormuz untuk saat ini.
IDXChannel - Raksasa pelayaran Jerman, Hapag-Lloyd, mengatakan bahwa kapal-kapalnya tetap akan menghindari Selat Hormuz untuk saat ini.
Dilansir dari AFP pada Kamis (9/4/2026), perusahaaan itu mengatakan bahwa situasi di Selat Hormuz tetap rawan meski ada gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Teheran dan Washington menyepakati gencatan senjata selama dua minggu pekan ini. Namun, Iran menuduh AS melakukan pelanggaran tak lama kemudian.
"Berdasarkan penilaian risiko kami saat ini, kami akan terus menahan diri untuk tidak melewati selat tersebut," kata Hapag-Lloyd dalam pernyataannya.
"Apakah pembukaan kembali yang diumumkan akan benar-benar bertahan akan menjadi jelas dalam beberapa hari mendatang," kata perusahaan itu.
Menurut laporan media Jerman, enam kapal Hapag-Lloyd saat ini berada di Teluk Persia.
Mereka termasuk di antara ratusan kapal yang terjebak sejak dimulainya perang AS-Israel melawan Iran pada Februari.
“Kami terus menerus dan dengan sangat hati-hati menilai kapan transit akan memungkinkan lagi,” kata Hapag-Lloyd. (Wahyu Dwi Anggoro)