Ribuan Warga Berbondong-bondong Ikuti Open House, Ingin Ketemu Presiden dan Dapat Sembako
Diperkirakan sekitar 5.000 warga sekitar menghadiri acara Open House dan halal-bihalal yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
IDXChannel—Sejumlah warga antusias mengikuti halalbihalal yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Banyak warga rela mengantre dari pagi untuk bertemu Presiden Prabowo dan mendapatkan sembako.
Pantauan iNews Media Group dari depan Pintu Gerbang Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, antrean warga sudah mengular sekitar 50 meter. Pihak Istana juga menyiapkan tenda agar warga yang mengantre masuk dapat berteduh dari teriknya panas matahari.
Salah seorang warga, bernama Septi, mengaku rela mengantre panas-panasan untuk datang halal-bihalal ke Istana demi mendapatkan sembako.
“Infonya ada sembako. Makanya ibu ke sini,” kata Septi saat ditemui di depan gerbang Sekretariat Negara, Jakarta.
Ibu paruh baya itu mengaku mendapat informasi soal halalbihalal ini dari teman-temannya saat salat tarawih di Masjid Istiqlal. Selepas Shalat Id tadi pagi, Septi dan teman-temannya pun berniat datang ke Istana.
“Dari teman-teman di Masjid Istiqlal,” ujarnya.
Selain itu, warga lainnya bernama Wanto mengaku sudah antre di depan gerbang masuk Kompleks Istana sejak pukul 09.00 WIB. Dia mengaku dapat informasi soal halalbihalal ini dari televisi.
Wanto mengaku ingin datang halalbihalal karena mau bertemu Presiden Prabowo Subianto secara langsung. “Pastinya dong (mau ketemu Presiden RI).”
Selain ketemu Prabowo, ia juga mengaku ingin melihat pejabat lainnya serta mendapat sembako.
“Dua-duanya (silaturahmi dan sembako) semuanya paket komplit, pengen lihat pejabat juga. Semuanya,” tuturnya.
Diketahui, Prabowo membuka Istana Kepresidenan bagi masyarakat umum dalam rangka halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Warga pun dipersilakan mengikuti kegiatan halalbihalal dan silaturahmi bersama Presiden Prabowo di Istana Negara pada Sabtu siang.
Diperkirakan jumlah pengunjung yang hadir dapat mencapai sekitar 5.000 orang, dengan pengaturan area di dalam maupun di luar Istana untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat.
(Nadya Kurnia)