News

Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Insiden Kebakaran SPBE LPG Cimuning Bekasi

Danandaya Arya Putra 02/04/2026 18:31 WIB

Polisi masih mendalami peyebab kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam.

Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Insiden Kebakaran SPBE LPG Cimuning Bekasi. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Polisi masih mendalami peyebab kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam. Sejauh ini polisi masih menggali keterangan dari warga sekitar yang terdampak kebakaran.

"Untuk saksi-saksi juga sudah dilakukan pemeriksaan. Ini tadi dari forensik juga sudah datang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam pernyataan resminya, di Bekasi, Kamis (2/4/2026).

Para warga terdampak kini telah dikumpulkan pada satu lokasi. Hal tersebut untuk memudahkan aparat melakukan penyelidikan dan koordinasi.

"Kemudian juga warga-warga terdampak kita satukan, kita kumpulkan kemudian kita berikan pemahaman untuk mereka misalnya mereka tinggal di satu tempat, biar mudah kita saling berkoordinasi," kata dia.

Kusumo mengaku, tim penyelidik nantinya juga akan memanggil pihak perusahaan.

"Tentunya nanti akan dimintai keterangan," ujar dia.

Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 17 warga yang menjadi korban dan harus mendapatkan penanganan di rumah sakit.

"Sampai dengan saat ini ada 17 orang yang dilakukan perawatan," kata Kusumo.

Dia menambahkan, sebagian besar korban mengalami luka bakar. Bahkan, ada korban yang mengalami luka bakar di atas 50 persen. Meski begitu, tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Kusumo mengaku sudah menjenguk sejumlah korban yang saat ini dirawat di rumah sakit. Menurutnya, masih ada satu orang yang kondisinya masih kritis.

"Kami tadi sudah menengok beberapa, tapi harapannya nanti juga mudah-mudahan bisa segera pulih. Tapi memang ada satu yang kondisinya cukup kritis," kata dia.

(Dhera Arizona)

SHARE