News

Tak Penuhi Standar, Operasional 1.738 SPPG Dapur MBG Diberhentikan Sementara

Felldy Utama 13/05/2026 12:45 WIB

Sebanyak 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberhentikan sementara.

Tak Penuhi Standar, Operasional 1.738 SPPG Dapur MBG Diberhentikan Sementara. (Foto Felldy/IMG)

IDXChannel - Sebanyak 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberhentikan sementara. Hal ini dikarenakan tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI M Qodari mengatakan, Badan Gizi Nasional (BGN) terus berkomitmen dalam melaksanakan penguatan pengawasan dan akuntabilitas SPPG.

Untuk itu, kata dia, BGN sendiri sudah melakukan inspeksi terhadap SPPG sebagai bentuk pengawasan tata kelola distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Berdasarkan data pada 12 Mei 2026, terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar," kata Qodari dalam konferensi persnya di kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, kata dia, BGN juga mengoperasikan Call Center SAGI 127 sebagai kanal pengaduan publik. Tercatat, sepanjang 2026, total pengaduan yang masuk tercatat 3.615 aduan. 

"Pemerintah berkomitmen melakukan perkembangan perbaikan tata kelola ini secara berkala kepada publik sebagai wujud akuntabilitas atas program yang dibiayai oleh anggaran negara," ujarnya.

Sebelumnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 61,9 juta penerima manfaat. Jumlah tersebut berdasarkan data per 12 Mei 2026.

“Jumlah penerima manfaat yang terdata mencapai 61.991.412 orang atau 74,8 persen dari total target 82,9 juta penerima,” kata Qodari.

Qodari menyebutkan, jumlah dapur MBG alias SPPG telah mencapai 28.390.

"Dengan 15.735 SPPG atau 55,42 persen di antaranya telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS," ujar Qodari.

(Dhera Arizona)

SHARE