News

TPST Bantargebang Ditargetkan Beroperasi kembali Dalam Satu Pekan

Jonathan Simanjuntak 11/03/2026 13:19 WIB

Fokus utama petugas adalah memindahkan material sampah yang menutup aliran sungai ke area Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar.

TPST Bantargebang Ditargetkan Beroperasi kembali Dalam Satu Pekan

IDXChannel – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang beroperasi kembali dalam waktu satu pekan. Langkah ini diambil menyusul terjadinya longsor di area zona timbunan 4A.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, tim di lapangan saat ini tengah melakukan penanganan intensif untuk membersihkan material longsoran sekaligus menata ulang area yang terdampak.

Fokus utama petugas adalah memindahkan material sampah yang menutup aliran sungai ke area Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar.

"Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan. Saat ini tim sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai," kata Asep dikutip Rabu (11/3/2026).

Selain evakuasi material, DLH DKI juga melakukan perbaikan infrastruktur turap kali di dua titik yang terdampak luapan air.

Langkah perbaikan ini dilakukan secara paralel dengan merapihkan Zona 3 Kepala Burung dan Zona 4 Besar demi meminimalkan risiko longsor di masa mendatang. 

Bahkan, tambah Asep, langkah-langkah ini diprediksi akan meningkatkan kapasitas layanan sebesar 1.500 ton per hari setelah Zona 4 Besar kembali stabil.

"Meski proses pemulihan berlangsung, pelayanan pembuangan sampah Jakarta tetap berjalan melalui tiga titik aktif, yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per hari," katanya.

Untuk menjaga stabilitas sistem selama masa transisi, sebagian volume sampah Jakarta juga dialihkan ke beberapa fasilitas pengolahan lain seperti RDF Plant Bantargebang, RDF Plant Rorotan, serta PLTSa Merah Putih. 

Pemprov DKI berkomitmen untuk mempercepat pemulihan agar seluruh operasional TPST Bantargebang dapat kembali normal secara aman dan terkendali.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE