Trump Klaim AS Untung Besar Jika Harga Minyak Naik Tajam
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) diuntungkan ketika harga minyak dunia naik.
IDXChannel - Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) diuntungkan ketika harga minyak dunia naik.
"Amerika Serikat adalah produsen minyak terbesar di dunia, jauh di atas negara lain," kata Trump di platform media sosial Truth Social miliknya, dilansir dari Fox Business pada Jumat (13/3/2026).
"Jadi ketika harga minyak naik, kita menghasilkan banyak uang," katanya.
Meski demikian, AS berencana untuk melepaskan jutaan barel minyak dari Cadangan Minyak Strategisnya minggu depan untuk mengendalikan gejolak harga.
"32 negara anggota Badan Energi Internasional dengan suara bulat menyetujui permintaan Presiden Trump untuk menurunkan harga energi dengan pelepasan terkoordinasi sebanyak 400 juta barel minyak dan produk olahan dari cadangan masing-masing,” kata Menteri Energi AS Chris Wright dalam sebuah pernyataan.
"Sebagai bagian dari upaya ini, Presiden Trump mengizinkan Departemen Energi untuk melepaskan 172 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis, mulai minggu depan. Proses ini akan memakan waktu sekitar 120 hari,” kata Wright.
Harga minyak bergejolak di tengah perang antara AS-Israel dengan Iran, terutama karena blokade dilakukan Teheran di Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)