Tsunami Setinggi 0,36 Meter Terjadi di Labuan Bajo Usai Gempa M7.7 di NTT
BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 7.7 terjadi di Mbae, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo 7.7 terjadi di Mbae, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tsunami setinggi 0,36 meter terdeteksi di Labuan Bajo.
“Tsunami akibat gempa Mag:7.7SR, telah terdeteksi di SIKKA (05:03 WIB) 0,19 m, LABUAN BAJO (05:26 WIB) 0,36 m, DOMPU (05:29 WIB) 0,17 m," tulis BMKG melalui akun X-nya, Sabtu (15/8/2026).
Gempa terjadi di timur laut Mbay, Nagekeo, NTT pukul 04.58 WIB. Gempa berkekuatan M7,7. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa dengan magnitudo (M) 7,7 di Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Potensi tsunami bisa terjadi di NTT, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat," kata BMKG dalam keterangannya.
BMKG mengatakan tingkat siaga tsunami terjadi di sejumlah wilayah NTT dan Sulsel. Ancaman gelombang setinggi 0,5 meter hingga 3 meter.
"Dengan tingkat status ancaman siaga 0,5 hingga 3 meter terjadi di wilayah NTT, dengan perkiraan waktu tiba di Manggarai bagian utara pukul 05.02 WIB. Ngada bagian utara pukul 05.02 WIB, di Ende pukul 05.05 WIB, di Flores pukul 05.15 WIB, Provinsi Sulawesi Selatan dengan perkiraan waktu tiba di Jeneponto pukul 05.13 WIB," ujarnya.
Kemudian ancaman status waspada tsunami di sebagian wilayah NTT, NTB dan Sulsel. Ketinggian gelombang diperkirakan kurang dari 0,5 meter.
"Kemudian status waspada atau kurang dari 0,5 meter terjadi di wilayah NTT dengan perkiraan waktu tiba Flores Timur pukul 05.15 WIB. Di NTB dengan perkiraan waktu tiba di Bima pukul 05.12 WIB. Di Dompu pukul 05.19 WIB. Provinsi Sulsel dengan perkiraan waktu tiba di Wajo pukul 06.01 WIB," kata BMKG.
(Rahmat Fiansyah)