Pemerintah Diminta Desak Saudi Dirikan Bangunan Bertingkat di Mina
Pemerintah disarankan mendorong otoritas Arab Saudi agar menyediakan bangunan bertingkat sebagai tempat mabit atau bermalam di Mina.
IDXChannel - Pemerintah disarankan mendorong otoritas Arab Saudi agar menyediakan bangunan bertingkat sebagai tempat mabit atau bermalam di Mina. Hal ini guna ratusan ribu jamaah haji bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan tenang.
"Oleh karena itu agar para jamaah dapat melaksanakan ibadah hajinya dengan baik dan tenang, maka sarana prasarana tersebut harus diperluas dengan cara mendirikan bangunan bertingkat di Mina," kata Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan, Anwar Abbas dalam keterangannya, Senin (24/6/2024).
Menurutnya, jika tidak segera dilakukan, maka masalah-masalah jamaah tidak mendapatkan tenda dan lainnya, tidak akan pernah bisa teratasi dan terselesaikan.
Dia menegaskan, hal itu memang tidak bisa dipungkiri tetapi masalah ini juga tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan luas lahan yang terbatas sementara jumlah jamaah haji dari tahun ke tahun yang terus bertambah. Maka, untuk menampungnya sudah jelas pihak maktab terpaksa memperkecil lebar dan memperpendek panjang dari kasur yang mereka sediakan.
"Akibatnya kalau para jamaah tidur memang akan membuat mereka risih karena jarak antara jamaah yang satu dengan yang lain terlalu dekat," katanya.
"Oleh karena itu mungkin sudah waktunya bagi pemerintah indonesia untuk meminta pemerintah Saudi agar membuat bangunan/tempat penginapan bertingkat yang lebih baik dan memadai di Mina. Ini penting dilakukan karena yang mengalami masalah dalam hal ini tidak hanya jamaah haji indonesia saja tapi juga jamaah dari negara-negara lain," kata dia.
Selain itu, lanjut Anwar, pemerintah Indonesia juga perlu memperhatikan kehadiran jamaah yang tidak menggunakan visa haji tapi visa turis, visa ziarah, calling visa dan lain-lain yang jumlahnya cukup banyak.
"Untuk itu pihak DPR mungkin perlu menghitung berapa jumlah jamaah kita yang mengerjakan ibadah haji tidak mempergunakan visa haji tersebut agar perencanaan yang sudah dibuat tidak rusak karena banyak dari mereka di Mina juga menempati dan menikmati fasilitas yang sudah disediakan oleh pihak Kemenag," kata dia.
(YNA)