SYARIAH

Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025

Kunthi Fahmar Sandy 16/02/2026 22:11 WIB

Industri perbankan syariah mencatat kinerja membanggakan sepanjang 2025. Total aset mencapai all time high atau tertinggi sepanjang masa Rp1.067,73 triliun

Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan industri perbankan syariah mencatat kinerja membanggakan sepanjang 2025.

Total aset mencapai all time high atau tertinggi sepanjang masa pada posisi Rp1.067,73 triliun atau tumbuh 8,92 persen (yoy).

"Sisi pembiayaan juga menunjukkan kinerja baik dengan nilai pembiayaan mencapai Rp705,22 triliun atau tumbuh 9,58 persen yoy," tuturnya melalui keterangan tertulis dikutip Senin (16/2/2026).

Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp892,99 triliun atau tumbuh 10,14 persen yoy. OJK optimistis tren positif ini berlanjut pada 2026, seiring prospek pertumbuhan ekonomi nasional, dengan tetap mencermati risiko geopolitik dan ketidakpastian global.

“Momentum ini menjadi modal penting untuk membangun industri perbankan syariah yang semakin resilient dan sustain," katanya.

Di sisi lain, sektor ekonomi dan keuangan syariah tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional 2025 sebesar 5,11 persen (yoy), sektor Halal Value Chain (HVC) tumbuh 6,2 persen (yoy), ditopang kinerja makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, serta modest fashion.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menambahkan kontribusi HVC terhadap PDB meningkat 155 basis poin, dari 25,45 persen pada 2024 menjadi 27 persen pada 2025.

Di sektor keuangan, pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,66 persen (yoy) pada akhir 2025, didukung insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Syariah sebesar Rp35 triliun, atau mencapai 4,49 persen dari batas 5,5 persen, per Desember 2025.

Selain itu, kinerja pembiayaan syariah juga didukung oleh berbagai program akselerasi, termasuk Bulan Pembiayaan Syariah yang pada 2025 mencatat realisasi Rp939 miliar atau 60 persen di atas target Rp589 miliar.

“Capaian ini menunjukkan daya tahan dan kontribusi nyata sektor syariah terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Destry.



(kunthi fahmar sandy)

SHARE