Technology

Huawei Kembangkan Teknologi Chip Baru untuk Atasi Sanksi AS

Wahyu Dwi Anggoro 25/05/2026 15:19 WIB

Raksasa teknologi China, Huawei, mengembangkan teknologi baru agar dapat membuat chip semikonduktor canggih di tengah pembatasan.

Huawei Kembangkan Teknologi Chip Baru untuk Atasi Sanksi AS. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Raksasa teknologi China, Huawei, mengembangkan teknologi baru agar dapat membuat chip semikonduktor canggih di tengah pembatasan oleh Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari AFP pada Senin (25/5/2026), AS selama ini menghalangi Huawei untuk mengakses teknologi chip Barat.

Sejak 2019, sanksi Barat membatasi akses Huawei ke komponen dan teknologi yang dibuat oleh AS dan beberapa sekutunya, termasuk mesin litografi yang digunakan untuk membuat chip tercanggih di dunia.

Namun pada Senin, Huawei mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan mampu memproduksi chip generasi berikutnya berukuran 1,4 nanometer (1,4 nm) pada 2031.

TSMC, produsen chip terbesar asal Taiwan, memproyeksikan akan mampu melakukan hal yang sama pada 2028.

"Solusi yang kami kembangkan dan terjangkau dan memberikan hasil yang baik," kata Kepala Divisi Semikonduktor Huawei He Tingbo.

Kinerja chip yang dibuat dengan teknik baru ini dapat sepenuhnya bersaing dengan teknik lainnya," katanya.

Sejak munculnya booming teknologi kecerdasan buatan (AI), chip canggih menjadi fokus dalam persaingan teknologi antara AS dan China.

Pengumuman Huawei mengindikasikan bahwa perusahaan itu mungkin telah menemukan cara untuk membuat chip canggih tanpa bergantung kepada mesin litografi ultraviolet ekstrem (EUV), yang dianggap penting untuk produksi massal chip berukuran 5 nm atau kurang. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE