Meta dan YouTube Hadapi Gugatan di AS, Dituduh Buat Anak Kecanduan Medsos
Dua raksasa teknologi, Meta dan Alphabet, menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat (AS) karena dituduh menyebabkan anak kecanduan media sosial.
IDXChannel - Dua raksasa teknologi, Meta dan Alphabet, menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat (AS) karena dituduh menyebabkan anak kecanduan media sosial.
Dilansir dari AFP pada Senin (9/2/2026), sesi argumen dari proses persidangan yang dipantau banyak pihak tersebut akan dimulai hari ini.
Hasil gugatan ini dapat menetapkan preseden hukum tentang apakah perusahaan media sosial sengaja merancang platform mereka untuk menyebabkan kecanduan pada anak-anak. Kasus di Pengadilan Tinggi Los Angeles ini dipandang sebagai persidangan penting karena hasilnya dapat memicu gugatan serupa di seluruh AS.
Meta membawahi platform Facebook, Instagram, dan Threads, sementara Alphabet merupakan induk dari YouTube.
Pendiri dan CEO Meta Mark Zuckerberg, bersama dengan para petinggi Instagram dan YouTube, berpotensi dipanggil sebagai saksi selama persidangan.
Pada Jumat, pengacara pihak pembela gagal untuk melarang penggugat membandingkan platform mereka dengan tembakau dan produk adiktif lainnya.
Para raksasa internet berpendapat bahwa mereka dilindungi oleh Pasal 230 Undang-Undang Kepatutan Komunikasi AS, yang membebaskan mereka dari tanggung jawab atas apa yang diposting pengguna media sosial. Namun, gugatan ini berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan tersebut bertanggung jawab atas model bisnis yang dirancang untuk menarik perhatian orang dan mempromosikan konten yang dapat membahayakan kesehatan mental mereka.
“Tuduhan dalam pengaduan ini sama sekali tidak benar,” kata Juru Bicara YouTube Jose Castaneda.
“Memberikan pengalaman yang lebih aman dan sehat bagi kaum muda selalu menjadi inti dari pekerjaan kami,” tambahnya.
Meta juga menolak tuduhan tersebut.
Snapchat dan TikTok disebut sebagai terdakwa dalam gugatan tersebut, tetapi mencapai kesepakatan penyelesaian sebelum dimulainya persidangan.
Gugatan terpisah yang menuduh Meta mengutamakan keuntungan daripada kesehatan pengguna muda juga sedang berlangsung di New Mexico. (Wahyu Dwi Anggoro)