Technology

OpenAI Hentikan Kemitraan dengan Cursor, Konflik dengan Elon Musk Makin Memanas

Nia Deviyana 30/08/2026 05:00 WIB

OpenAI mengatakan rencananya untuk menghentikan penyediaan model AI kepada Cursor, perusahaan alat pemrograman yang kini dimiliki SpaceX.

OpenAI Hentikan Kemitraan dengan Cursor, Konflik dengan Elon Musk Makin Memanas. Foto: AP.

IDXChannel - OpenAI mengatakan rencananya untuk menghentikan penyediaan model AI kepada Cursor, perusahaan alat pemrograman yang kini dimiliki SpaceX milik Elon Musk. Langkah ini semakin memperuncing perseteruan antara CEO OpenAI Sam Altman dan Musk.

Musk dan Altman diketahui telah berseteru selama bertahun-tahun. Perselisihan tersebut mencapai puncaknya awal tahun ini dalam persidangan terkait gugatan Musk senilai USD150 miliar terhadap OpenAI. Dalam persidangan itu, pengacara Musk mengatakan Musk dan sejumlah saksi lain bersaksi Altman adalah seorang pembohong. Sementara itu, OpenAI menuduh Musk berupaya mengambil kendali atas perusahaan tersebut.

“Kami mengambil keputusan ini karena kami tidak dapat yakin bahwa SpaceX akan menggunakan teknologi kami sesuai dengan ketentuan layanan, berdasarkan pengalaman kami dengan perusahaan-perusahaan milik Elon Musk yang melanggar kontrak,” kata OpenAI dalam sebuah unggahan di blognya, dilansir Reuters, Minggu (30/8/2026).

Musk merespons pada Sabtu dini hari melalui unggahan di X dengan menulis, “Saya sama sekali tidak peduli.”

Dia menuduh Altman dan Presiden OpenAI Greg Brockman sebagai pihak yang tidak dapat dipercaya. Tak hanya itu, dia juga menuduh keduanya telah mencuri organisasi nirlaba open source.

Musk, orang terkaya di dunia, sebelumnya menggugat OpenAI dan Altman dengan tuduhan mengkhianati misi awal perusahaan sebagai organisasi nirlaba demi keuntungan pribadi mereka. Juri federal awal tahun ini memutuskan tidak memenangkan Musk, dan menilai Musk terlambat dalam mengajukan perkara.

Namun, Michael Truell, salah satu pendiri Cursor yang kini menjadi eksekutif di SpaceX, mengatakan perusahaan sedang berkomunikasi dengan tim OpenAI untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Beberapa jam setelah pengumuman OpenAI, Anthropic mengatakan berencana meningkatkan kapasitas komputasi untuk mendukung model Claude di Cursor. Hal tersebut diungkapkan Tom Brown, salah satu pendiri perusahaan tersebut.

Seperti diketahui, Anthropic menjadi pesaing kedua perusahaan tersebut dan memiliki kemitraan yang masih berjalan dengan SpaceX.

Dalam unggahan blognya, OpenAI mengatakan bahwa X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter dan kini menjadi bagian dari SpaceX, telah melanggar ketentuan kontraknya dengan OpenAI setelah Musk mengakuisisi platform tersebut.

“Untuk bekerja sama dengan mitra besar seperti SpaceX, kami biasanya mengandalkan kontrak khusus untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan layanan kami dan memastikan integrasi tersebut memenuhi standar keselamatan dalam skala besar,” tulis OpenAI.

OpenAI mengatakan telah mengusulkan 12 November 2026 sebagai tanggal penghentian akses. Perusahaan menambahkan perjanjiannya dengan Cursor memberikan jangka waktu terbatas untuk membatalkan kontrak setelah terjadi perubahan kendali atas perusahaan.

SpaceX (SPCX.O) mengumumkan kesepakatan untuk membeli Anysphere, startup di balik Cursor, senilai USD60 miliar melalui transaksi seluruhnya dalam bentuk saham pada Juni. Akuisisi tersebut rampung awal bulan ini.

(NIA DEVIYANA)

SHARE