Raksasa Chip Taiwan TSMC Raup Pendapatan Rp717 Triliun pada Kuartal II-2026, Rekor Tertinggi
TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 36 persen year-on-year pada kuartal II-2026.
IDXChannel - TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 36 persen year-on-year pada kuartal II-2026.
Dilansir dari Investing pada Senin (13/7/2026) rekor tertinggi tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan terkait kecerdasan buatan (AI).
Pendapatan pada periode April-Juni tahun ini mencapai 1,27 triliun dolar Taiwan atau sekitar Rp717 triliun, sedikit di atas perkiraan LSEG SmartEstimate sebesar 1,264 triliun dolar Taiwan.
TSMC adalah pemasok chip utama bagi raksasa teknologi dunia, termasuk Nvidia dan Apple.
Untuk Juni saja, TSMC melaporkan bahwa pendapatan naik 67,9 persen year-on-year menjadi 442,68 miliar dolar Taiwan, atau tumbuh 6,2 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Data pendapatan awalnya dijadwalkan dirilis Jumat lalu, tetapi ditunda karena kedatangan Topan Bavi membuat pasar keuangan tutup di Taipei pada hari itu.
TSMC, perusahaan publik terbesar di Asia dengan kapitalisasi pasar USD1,955 triliun, tidak memberikan detail atau panduan ke depan dalam laporan pendapatan singkatnya.
Perusahaan ini dijadwalkan untuk melaporkan laba di kuartal kedua pada Kamis. TSMC diperkirakan melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 58,8 persen secara tahunan, menurut LSEG SmartEstimate.
Saham TSMC yang terdaftar di Taipei ditutup naik satu persen pada Senin menjelang rilis data penjualan. Pasar secara keseluruhan ditutup stagnan.
Saham perusahaan telah naik 57 persen sepanjang tahun ini, sejalan dengan pasar secara keseluruhan. (Wahyu Dwi Anggoro)