IDXChannel - TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, melaporkan lonjakan pendapatan sebesar 35 persen pada kuartal I-2026.
Dilansir dari Reuters pada Jumat (10/4/2026), angka tersebut didorong ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) yang masih kuat.
Pendapatan pada Januari-Maret mencapai 1,13 triliun dolar Taiwan atau sekitar Rp610 triliun, dibandingkan dengan 839,3 miliar dolar Taiwan pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Hasil tersebut melampaui perkiraan LSEG SmartEstimate sebesar 1,12 miliar dolar Taiwan yang diambil dari 20 analis, namun sesuai dengan proyeksi internal TSMC.
Pendapatan kuartalan TSMC yang memecahkan rekor ini terjadi di tengah perang di Timur Tengah. Konflik tersebut meningkatkan harga energi dan mengacaukan pasar global.