IDXChannel - Laba bersih Lenovo Group melonjak 479 persen menjadi USD521 juta, sekitar Rp9,2 triliun, pada Januari-Maret 2026.
Dilansir dari Morningstar pada Jumat (22/5/2026), angkanya melampaui ekspektasi analis yang memprediksi laba bersih sebesar USD291 juta pada awal 2026.
Produsen komputer terbesar di dunia ini melaporkan peningkatan pendapatan triwulanan sebesar 27 persen menjadi USD21,6 miliar, juga lebih baik dari perkiraan.
Permintaan yang kuat untuk komputer pribadi atau PC membantu perusahaan memperluas pangsa pasarnya. Konsumen berusaha menghindari kenaikan harga di masa mendatang akibat lonjakan biaya chip memori.
"Pasokan (chip memori) sangat langka, dan harganya meningkat lebih cepat," kata CEO Lenovo Yang Yuanqing kepada Reuters.