IDXChannel - SpaceX akhirnya memberikan gambaran tentang keuangan internalnya kepada investor, dengan mengajukan prospektus penawaran umum perdana (IPO) S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).
Dilansir dari Yahoo Finance pada Kamis (21/5/2026), pengajuan ini dilakukan menjelang roadshow investornya, yang direncanakan digelar pada 5 Juni.
Untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026, perusahaan roket tersebut, yang akan diperdagangkan dengan kode saham SPCX di Nasdaq, melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar USD4,69 miliar, kerugian operasional sebesar USD1,94 miliar, dan EBITDA yang disesuaikan sebesar USD1,13 miliar.
Pada 2025, perusahaan milik Elon Musk itu menghasilkan pendapatan konsolidasi sebesar USD18,67 miliar, dan kerugian operasional sebesar USD2,59 miliar, serta EBITDA yang disesuaikan sebesar USD6,58 miliar.
SpaceX menyatakan bahwa sebagian besar pendapatan konsolidasi berasal dari segmen Antariksa dan Konektivitas.