Technology

Roblox Perketat Aturan, Pengguna Wajib Verifikasi Usia untuk Akses Fitur Chat

Mei Sada 15/01/2026 11:16 WIB

Roblox menerapkan fitur verifikasi usia pada chat untuk membatasi komunikasi antara pengguna dewasa dengan pengguna anak-anak dan remaja.

Roblox Perketat Aturan, Pengguna Wajib Verifikasi Usia untuk Akses Fitur Chat. (Foto: Roblox)

IDXChannel—Platform game Roblox memperketat aturan penggunanya. Kini platform permainan yang sering digunakan anak-anak dan remaja itu mewajibkan verifikasi usia untuk mengakses fitur chat

Kebijakan ini akan diterapkan secara global, termasuk di Indonesia, untuk memperkuat keamanan interaksi digital khususnya bagi anak-anak dan remaja. 

Melalui kebijakan ini, roblox tercatat sebagai platform gim online pertama yang mewajibkan verifikasi usia bagi seluruh pengguna untuk menggunakan fitur chat. 

Tujuannya adalah untuk memastikan komunikasi dalam gim berlangsung sesuai kelompok umur. Selain itu juga untuk membatasi interaksi antara pengguna dewasa dan anak di bawah umur.

Verifikasi usia ini dilakukan dengan pemindaian wajah melalui kamera. Roblox menggunakan teknologi pihak ketiga, Persona, untuk menerapkan pengecekan usia melalui pemindaian wajah ini. 

“Proses pengecekan kami didesain untuk akurat, teknologi yang digunakan vendor kami, Persona, telah dites dan disertifikasi oleh laboratorium pihak ketiga,” tulis Roblox dalam laman resminya. 

Untuk Indonesia, anak-anak berusia di bawah 13 tahun diwajibkan mendapatkan persetujuan orang tua sebelum menjalani proses verifikasi usia agar dapat mengakses fitur chat. Hal ini sejalan dengan regulasi perlindungan anak yang berlaku di Indonesia.

Kebijakan verifikasi usia untuk fitur chat ini juga sudah diterapkan secara bertahap di berbagai negara. Sejak Desember 2025, beberapa negara seperti Australia, Selandia Baru, dan Belanda sudah menerapkannya dan hasilnya cukup signifikan. 

Lebih dari 50 persen pengguna aktif di negara-negara itu telah menyelesaikan proses verifikasi usia. Secara global, sudah terdapat puluhan juta pengguna yang telah melakukan verifikasi.

Verifikasi juga dapat dilakukan dengan mudah dan hanya dalam hitungan detik menggunakan smartphone. Untuk pengguna berusia 13 tahun ke atas juga dapat melakukan verifikasi dengan menggunakan kartu identitas resmi.

Bagi anak di bawah 13 tahun, proses verifikasi hanya dapat dilakukan setelah orang tua memberikan persetujuan. Orang tua akan diminta membuat akun Roblox tersendiri, memverifikasi usia mereka, lalu memberikan izin agar anak dapat melanjutkan proses verifikasi.

Setelah verifikasi selesai, pengguna akan dikelompokkan ke dalam enam rentang usia, mulai dari di bawah 9 tahun hingga 21 tahun ke atas. Fitur chat nantinya akan tersedia secara otomatis hanya untuk pengguna yang seusia atau satu tingkat di atas dan di bawah kelompoknya.


(Nadya Kurnia)

SHARE