Rumah Bos ChatGPT Sam Altman Dilempar Bom Molotov
Departemen Kepolisian San Francisco (SFPD) menangkap seorang pria berusia 20 tahun setelah sebuah bom molotov dilemparkan ke rumah CEO OpenAI Sam Altman.
IDXChannel - Departemen Kepolisian San Francisco (SFPD) menangkap seorang pria berusia 20 tahun setelah sebuah bom molotov dilemparkan ke rumah CEO OpenAI Sam Altman.
Dilansir dari BBC pada Sabtu (11/4/2025), insiden ini terjadi pada Jumat waktu setempat.
Meskipun SFPD tidak mengidentifikasi pria atau rumah yang diserang, seorang juru bicara OpenAI, perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik ChatGPT, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di rumah Altman.
"Orang yang sama juga membuat ancaman di kantor pusat kami di San Francisco. Untungnya, tidak ada yang terluka," kata juru bicara itu.
"Kami sangat menghargai betapa cepatnya SFPD merespons dan dukungan dari otoritas kota dalam membantu menjaga keselamatan karyawan kami," ujarnya.
Altman adalah seorang miliarder dan memiliki lebih dari satu properti, tetapi kediaman utamanya berada di San Francisco, tempat OpenAI didirikan dan beroperasi.
Sebagai tokoh terkemuka di dunia AI, Altman telah menjadi salah satu eksekutif teknologi paling terkenal di dunia.
Peluncuran chatbot ChatGPT oleh perusahaannya pada akhir 2022 memicu demam AI di industri teknologi.
Meskipun dampak AI yang lebih luas masih belum jelas, OpenAI mengklaim teknologi ini akan menyebabkan gejolak sosial dan ekonomi yang besar. (Wahyu Dwi Anggoro)