Technology

Sony Music dan Warner Gugat Anthropic Atas Tuduhan Pencurian Musik Besar-besaran

Wahyu Dwi Anggoro 30/08/2026 09:00 WIB

Dua perusahaan musik besar, Sony Music dan Warner, mengajukan gugatan terhadap startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic.

Sony Music dan Warner Gugat Anthropic Atas Tuduhan Pencurian Musik Besar-besaran.

IDXChannel - Dua perusahaan musik besar, Sony Music dan Warner, mengajukan gugatan terhadap startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic.

Dilansir dari Axios pada Minggu (30/8/2026), mereka menuduh pembuat model AI Claude itu melakukan pencurian kekayaan intelektual secara besar-besaran.

"Ini merupakan salah satu pencurian kekayaan intelektual terbesar dan paling terang-terangan yang sedang berlangsung dalam sejarah," kata keduanya dalam gugatan mereka.

Unit Sony Music dan Warner mengajukan gugatan di Amerika Serikat (AS). Anthropic dan pendirinya, Dario Amodei dan Benjamin Mann, menjadi tergugat.

Gugatan tersebut menuduh Anthropic secara ilegal melatih modelnya berdasarkan puluhan ribu komposisi musik yang dilindungi hak cipta.

 "Anthropic dan para pendirinya, Dario Amodei dan Benjamin Mann, secara ilegal mengunduh, mengambil, dan menduplikasi karya-karya berhak cipta dalam skala besar untuk mengembangkan, mengoperasikan, dan menuai keuntungan besar model AI Claude milik Anthropic," tulis para penggugat dalam gugatan setebal 48 halaman tersebut.

Mereka juga mengklaim bahwa Anthropic membajak ribuan karya musik berhak cipta dan meminta ganti rugi ratusan ribu dolar per karya yang dilanggar.

Sistem hak cipta musik secara struktural rumit, yang dapat membuat perusahaan AI menghadapi banyak tuntutan hukum untuk lagu yang sama.

Satu lagu dapat memiliki beberapa komponen berhak cipta, seperti lirik, rekaman suara, atau komposisi, yang dapat dibagi di antara pemegang hak cipta yang berbeda, termasuk artis, penerbit, dan label. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE