Zuckerberg Bantah Meta Buat Anak Kecanduan Medsos
CEO Meta Mark Zuckerberg memberikan kesaksian dalam persidangan di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).
IDXChannel - CEO Meta Mark Zuckerberg memberikan kesaksian dalam persidangan di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) terkait tuduhan bahwa media sosial membuat anak-anak kecanduan.
Gugatan tersebut diajukan oleh seorang warga California berusia 20 tahun dengan inisial KGM. Dia menuduh Meta dan Google sengaja merancang produknya agar menyebabkan kecanduan.
Meta membawahi platform media sosial Facebook dan Instagram, sementara Google merupakan induk dari YouTube.
Dilansir dari The Globe and Mail pada Kamis (19/2/2026), Zuckerberg membantah Facebook dan Instagram memberikan dampak buruk terhadap anak-anak.
“Kami mengembangkan ini agar menjadi sesuatu yang baik,” kata Zuckerberg dalam persidangan.
Persidangan di Pengadilan Tinggi Wilayah Los Angeles di hadapan Hakim Carolyn Kuhl dianggap sebagai kasus penting. Hasilnya dapat menentukan arah ratusan gugatan serupa terhadap perusahaan media sosial.
Hampir setengah dari populasi dunia, sekitar 3,6 miliar orang, menggunakan produk Meta setiap hari. Namun, membuktikan hubungan langsung antara media sosial dan kesehatan mental bisa jadi sulit.
Meta dan Google menolak tuduhan tersebut. Persidangan dijadwalkan akan berlangsung hingga akhir Maret.
Pada saat yang sama, dalam persidangan di New Mexico, Meta dituduh gagal melindungi anak-anak di layanannya dari eksploitasi seksual. Dalam persidangan di Oakland yang akan dimulai Juni, pelaku pendidikan menggugat perusahaan media sosial atas dampak buruk terhadap kesehatan mental remaja. (Wahyu Dwi Anggoro)