AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Bank Banten (BEKS) Usung 4 Grand Strategy Demi Bangkit di 2021

BANKING
Anggie Ariesta
Kamis, 02 September 2021 11:49 WIB
PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten, menyiapkan sejumlah strategi pengembangan bisnis agar bisa kembali bangkit di 2021.
Bank Banten (BEKS) Usung 4 Grand Strategy Demi Bangkit di 2021. (Foto: MNC Media)
Bank Banten (BEKS) Usung 4 Grand Strategy Demi Bangkit di 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten, menyiapkan sejumlah strategi pengembangan bisnis agar bisa kembali bangkit di 2021. Salah satunya adalah dengan mengakselerasi transformasi digital.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten), Agus Syabarrudin, mengatakan, sudah menyiapkan strategi dengan mengusung ‘4 Grand Strategy dan 8 Quick Wins’ untuk memastikan agar Bank Banten ke depan mencapai kejayaan reinkarnasinya.

"Memang kita punya 4 strategi yang kita prioritaskan, pertama bagaimana pengembangan modal insan ini berkembang dengan baik, bagaimana penguatan modal dan likuiditas, kita terus perkuat dorongan pemerintah dan investor, sistem keuangan daerah banten sangat potensial sangat besar," katanya dalam Market Review IDX Channel di Jakarta, Kamis (2/8/2021).

Menurut Direktur Utama yang baru diangkat pada Maret 2021 ini, Bank Banten sudah memiliki captive market retail consumer sekaligus sebagai agent of development bagi daerahnya. Sehingga akan bisa memenuhi kebutuhan finansial dan transaksi settlement nasabah, yang berada dalam ekosistem keuangan daerah.

"Captive market kami adalah ASN, pensiunan, UMKM dan BPN juga termasuk upaya kami juga terus mengembangkan pembiayaan yang berbasis sindikasi kerja sama untuk memastikan bahwa kegiatan kredit produktif juga jalan disamping yang konsumer tadi," ujarnya.

Upaya digitalisasi perbankan terus digenjot Bank Banten, dengan harapan akan bisa menggali potensi pendapatan baru. Namun, lanjut mantan direktur BPD Kalimantan Selatan ini, pihaknya tengah berupaya untuk all out menggarap nasabah utama, sembari membuka opsi-opsi turunan produk dan layanan yang terintegrasi dengan e-commerce.

"Jadi mohon doanya dan dukungan dari semua investor yang percaya kepada BEKS ini kami akan terus mengupayakan supaya 2021 cita-cita kami BEKS ini biru bisa tercapai," kata Agus. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD