sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Banking editor Dhera Arizona Pratiwi
29/09/2026 18:30 WIB
Perjalanan Tri kemudian bertemu dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar. (Foto Istimewa)
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar. (Foto Istimewa)

Perubahan yang dialami Tri menggambarkan bahwa penguatan usaha ultra mikro tidak berhenti ketika modal diterima. Ada pengetahuan yang perlu dibangun, keberanian untuk mencoba cara baru, dan kesempatan untuk memperluas pasar. Di titik inilah pemberdayaan menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah usaha.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, PNM berupaya membuka akses sekaligus menciptakan kesempatan agar masyarakat prasejahtera dapat mengembangkan potensi yang telah mereka miliki. Menurutnya, pembiayaan menjadi pintu masuk, sementara pemberdayaan membantu nasabah memiliki kemampuan untuk terus bertumbuh.

“Membuka akses bukan hanya tentang memberikan pembiayaan. Kami ingin membuka kesempatan agar setiap nasabah dapat belajar, mengembangkan usaha, dan semakin percaya diri dengan potensi yang dimilikinya. Karena itu, pembiayaan dan pemberdayaan kami hadirkan secara berdampingan, agar usaha yang dijalankan tidak hanya bertahan, tetapi memiliki ruang untuk terus tumbuh,” ujar Kindaris.

Pendekatan tersebut menjadi penting bagi usaha seperti yang dijalankan Tri. Sebab, ketika sebuah usaha tradisional memiliki ruang untuk berkembang, yang tumbuh bukan hanya ekonomi keluarga, tetapi juga kesempatan bagi keterampilan dan produk lokal untuk tetap menemukan tempat di tengah perubahan zaman.

“Saya berharap pendampingan ini terus berlanjut agar kami sebagai nasabah bisa terus berkembang, lebih percaya diri, mampu mengembangkan usaha, serta meningkatkan perekonomian keluarga,” lanjutnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement