AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

BNI Tahun Ini Siapkan Dana Cadangan hingga 200 Persen

BANKING
Hafid Fuad/Koran Sindo
Selasa, 27 April 2021 04:58 WIB
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun ini menyiapkan dana cadangan atau coverage ratio di level 200 persen.
BNI Tahun Ini Siapkan Dana Cadangan hingga 200 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun ini menyiapkan dana cadangan atau coverage ratio di level 200 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya sebesar 182,4 persen.

Dengan laba perusahaan sebelum pencadangan atau PPOP yang kuat, ini membuat ada cukup ruang untuk bagi Perseroan untuk membentuk pencadangan (CKPN) yang sesuai untuk menghadapi risiko penurunan kualitas aset serta menghadapi tantangan selanjutnya. 

Tercatat di kuartal pertama Tahun 2021, perseroan membentuk CKPN yang tinggi sebesar Rp 4,81 triliun atau meningkat 127,7 persen di atas CKPN Kuartal 1 Tahun 2020 yang sebesar Rp 2,11 triliun.

 "Dengan fundamental yang semakin kuat dan berjalannya program transformasi perusahaan, termasuk transformasi layanan digital, kami yakin bahwa kinerja BNI hingga akhir tahun 2021 dapat lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020," ujar Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini dalam webinar di Jakarta (26/4/2021).

Dia mengaku, salah satu fokus utama kebijakan perseroan saat ini adalah adanya pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Oleh karena itu beragam langkah telah disiapkan demi mewujudkan kinerja yang berkelanjutan tersebut. Salah satunya menetapkan target kinerja yang berbasiskan profitabilitas, dan tidak hanya menekankan pada pertumbuhan aset semata. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD