Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi mencapai Rp455,27 triliun atau naik 13,58 persen yoy. Pertumbuhan DPK ditopang oleh deposito sebesar Rp241,47 triliun, giro Rp167,85 triliun, dan tabungan Rp45,95 triliun.
Seiring dengan penguatan fundamental bisnis, BTN turut memperluas kontribusi sosial bagi masyarakat prasejahtera. Perseroan bermitra dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melalui program “Rumah Bersih, Keuangan Bersih” untuk membedah 20 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo sepanjang 2026.
Nixon menegaskan komitmen perseroan untuk terus menyelaraskan pertumbuhan bisnis pembiayaan perumahan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Kami percaya membangun rumah berarti membangun kehidupan. Karena itu, pertumbuhan BTN harus memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat. Kami akan terus mendorong berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sejalan dengan peran BTN dalam membangun ekosistem perumahan nasional,” kata Nixon.
(Rahmat Fiansyah)