BRI meyakini pertumbuhan kawasan yang menggerakkan sektor perdagangan, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan melibatkan masyarakat.
BRI juga memberikan pembekalan kepada para relawan yang terlibat, meliputi standar kebersihan area, keselamatan kerja, pemilahan sampah dari sumber, alur pengumpulan, serta pelayanan pengunjung.
Dengan bekal tersebut, para relawan menjalankan perannya dalam menjaga alur pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan dan pemilahan hingga pengangkutan untuk penanganan lebih lanjut.
“Pengelolaan sampah bukan hanya mengenai fasilitas, tetapi juga tentang membangun kepedulian dan kebiasaan bersama. Kami berharap langkah ini dapat mendorong masyarakat dan pengunjung untuk mengambil peran, mulai dari mengurangi sampah, memilahnya sesuai jenis, hingga memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” katanya.
Melalui program BRI Peduli dan kampanye #YokKitaGAS, BRI menegaskan perannya sebagai katalisator pembangunan berkelanjutan yang memadukan kepedulian lingkungan dengan partisipasi masyarakat.
Inisiatif ini sekaligus mencerminkan konsistensi BRI dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata serta mendukung Mandalika sebagai kawasan pariwisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
(Nur Ichsan Yuniarto)