Hery menuturkan, BRI tidak hanya berfokus mengejar laju pertumbuhan yang cepat, melainkan memastikan bahwa kualitas pertumbuhan tersebut tetap terjaga secara berkelanjutan. Langkah akselerasi pembiayaan pada sektor produktif dan ekonomi kerakyatan tetap berjalan selaras dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking).
"Jadi BRI tidak hanya tumbuh lebih cepat tetapi kualitas pertumbuhannya juga semakin baik. Bagi BRI, mendukung program pemerintah dan menjaga kualitas aset bukanlah dua hal yang pertentangan justru keduanya harus berjalan bersama agar pertumbuhan yang kami hasilkan hari ini dapat menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang," kata Hery.
Lebih lanjut, Hery juga menekankan tiga hal yang membuat kinerja BRI tetap solid hingga kuartal II-2026. Menurutnya, growth is back strong yang terlihat dari pertumbuhan profitabilitas yang akan terjaga ke depannya.
"Transformasi ini membuat BRI semakin agile, produktif dan mampu menjaga pertumbuhan secara sehat seperti tadi yang kami sampaikan bahwa transformasi bukan tujuan akhir transformasi harus tercermin dalam kinerja kualitas pertumbuhan dan kemampuan BRI menciptakan nilai yang berkelanjutan," ujar Hery.