sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Hampir 10 Tahun Merantau, Tangis Yuni Pecah Saat Bertemu Ibunya Berkat Group CEO BRI

Banking editor Masirom
24/08/2026 16:49 WIB
Group CEO BRI Hery Gunardi memberikan kejutan istimewa kepada salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI”.
Hampir 10 Tahun Merantau, Tangis Yuni Pecah Saat Bertemu Ibunya Berkat Group CEO BRI. (Foto: Doc BRI)
Hampir 10 Tahun Merantau, Tangis Yuni Pecah Saat Bertemu Ibunya Berkat Group CEO BRI. (Foto: Doc BRI)

IDXChannel - Ada momen haru biru di sela Festival Budaya Indonesia di New Taipei City, Minggu (23/8). Yuni Lestari (34) tak kuasa menahan tangis haru saat dipertemukan dengan Ibunya. Hampir satu dekade bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, kerinduan Yuni akhirnya terobati.

Group CEO BRI Hery Gunardi memberikan kejutan istimewa dengan mendatangkan Suyati (54), Ibunda Yuni ke Taiwan, dari Pati, Jawa Tengah, melalui program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI”. 

Pertemuan tersebut menjadi momen istimewa bagi Yuni, dimana sejak pertama kali ia berangkat ke Taiwan sekitar 10 tahun lalu ia belum pernah kembali pulang ke Indonesia. Di balik keputusannya untuk tidak pulang, terdapat perjalanan panjang sebagai anak, ibu, sekaligus satu tumpuan ekonomi keluarga yang memilih merantau demi memperbaiki kehidupan orang-orang terdekatnya.

Keputusan Yuni bekerja di Taiwan bermula ketika kondisi ekonomi keluarganya berubah setelah sang ayah mengalami kecelakaan. Yuni kemudian bekerja sebagai caregiver dan menggunakan sebagian besar penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Perjalanan saya sebagai PMI juga diwarnai berbagai tantangan. Dalam beberapa pekerjaan sebelumnya, saya sempat menghadapi beban kerja yang cukup berat. Saya sangat tidak menyangka akhirnya bisa bertemu dengan ibu saya. Terima kasih BRI dan Pak Hery Gunardi,” ucap Yuni sambil berkaca kaca.

Keharuan juga dirasakan lebih dari 10 ribu PMI yang siang itu menjadi saksi pertemuan langsung Yuni dan Ibunya. Sebagian bahkan juga tak kuasa menahan tangis. 

Setelah bertahun-tahun menjalani penantian panjang dan jauh dari keluarga, pertemuan tersebut menjadi momen yang begitu berarti bagi Yuni dan sang ibu. Suyati pun menyampaikan apresiasinya kepada BRI atas kesempatan yang diberikan sehingga dirinya dapat bertemu langsung dengan Yuni di Taiwan.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan ini. Terima kasih kepada Bapak Hery Gunardi dan seluruh tim BRI yang sudah membantu saya hingga bisa bertemu dengan anak saya di Taiwan. Semoga teman-teman yang sedang berjuang jauh dari keluarga juga selalu diberikan semangat,” ungkap Suyati.

Kejutan bagi Yuni pun tidak berhenti pada pertemuan dengan sang ibu. BRI turut memfasilitasi tiket perjalanan Taiwan–Indonesia, memberikan kesempatan bagi Yuni untuk kembali ke Tanah Air setelah hampir satu dekade bekerja jauh dari rumah. Bagi Yuni, kesempatan tersebut bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga yang selama ini menjadi alasan utama di balik perjuangannya di Taiwan. 

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI” merupakan bagian dari upaya BRI membangun kedekatan dengan komunitas PMI. Menurutnya, besarnya kontribusi PMI bagi keluarga di Tanah Air perlu diiringi dengan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama bekerja di luar negeri.

“Bagi BRI, PMI merupakan teman seperjuangan yang bekerja keras untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga di Tanah Air. Oleh karena itu, kami ingin kehadiran BRI dapat dirasakan lebih dekat, bukan hanya melalui layanan finansial, tetapi juga melalui perhatian terhadap perjalanan dan kebutuhan mereka,” ucapnya. 

Program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI” menjadi bagian dari komitmen BRI untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan PMI, tidak hanya saat mereka bekerja dan mengirimkan remitansi ke Indonesia, tetapi sepanjang perjalanan mereka dalam mempersiapkan masa depan. 

“Ke depan, BRI mendorong agar penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri dapat dikelola secara lebih produktif melalui peningkatan literasi keuangan, tabungan, investasi, kepemilikan aset, hingga persiapan modal usaha dan pengembangan keterampilan. Dengan dukungan ekosistem BRI yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, tPMI diharapkan dapat kembali ke Tanah Air bukan hanya membawa hasil dari bertahun-tahun bekerja, tetapi juga memiliki bekal finansial, keterampilan, dan kesiapan untuk membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi diri sendiri dan keluarganya,” ujar Dhanny.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement