Lebih dari sekadar menyalurkan modal, BSI secara aktif membangun kapasitas UMKM melalui fasilitas BSI UMKM Center yang telah hadir di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan segera menyusul di Bandung, dengan total 6.037 UMKM binaan.
BSI juga menghadirkan inovasi digital seperti Portal Go UMKM dan Salam Digital untuk mempermudah proses pengajuan pembiayaan mikro dan kecil secara cepat dan aman.
Untuk pendekatan hyperlocal, BSI mengoperasikan Lapak BSI langsung di pasar-pasar tradisional dan modern, serta menginisiasi 23 Desa Binaan Bangun Sejahtera Indonesia, termasuk program Kampung Nelayan BSI Warloka yang membina klaster perikanan.
Pendampingan intensif ini telah membuahkan hasil nyata, salah satunya keberhasilan ekspor perdana kopi robusta (green bean coffee) dari UMKM asal Lampung ke Oman. Keberhasilan ini merupakan buah langsung dari business matching yang difasilitasi pada ajang BSI International Expo.
"Melalui sinergi bersama Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan di KKI 2026 ini, BSI berharap dapat terus menjadi akselerator utama yang memperkuat daya saing UMKM lokal, mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan, dan membawa produk-produk kebanggaan Indonesia bersaing di kancah internasional," tutur Arief.
(kunthi fahmar sandy)