Friderica menyebutkan, terkendalinya inflasi nasional berdampak positif terhadap daya beli serta konsumsi rumah tangga yang terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di domestik, indikator terkini menunjukkan kondisi perekonomian yang kuat dengan inflasi masih stabil. Terjaganya inflasi mendorong permintaan domestik dan tingkat konsumsi masyarakat tetap kuat dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.
Daya tahan ekonomi Indonesia tersebut mendapat pengakuan internasional. Lembaga Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) resmi menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 0,5 persen.
"Sejalan dengan hal tersebut, OECD juga meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 sebesar 0,5 persen, tentunya hal ini mencerminkan kepercayaan global terhadap daya tahan perekonomian nasional," kata Friderica.
OJK memastikan bakal terus memperkuat pengawasan serta stabilitas industri jasa keuangan agar tetap kontributif dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
(Dhera Arizona)