sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Soal Isu Saham BCA Dibeli Haji Isam, OJK Cermati Risiko hingga Stabilitas Perbankan

Banking editor Anggie Ariesta
15/10/2026 20:00 WIB
OJK mencermati setiap dinamika dan perkembangan terkait struktur kepemilikan saham perbankan, termasuk isu kepemilikan Haji Isam di BCA (BBCA).
Soal Isu Saham BCA Dibeli Haji Isam, OJK Cermati Risiko hingga Stabilitas Perbankan. (Foto: iNews Media Group)
Soal Isu Saham BCA Dibeli Haji Isam, OJK Cermati Risiko hingga Stabilitas Perbankan. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati secara saksama setiap dinamika dan perkembangan terkait struktur kepemilikan saham serta pengendalian di industri perbankan nasional, termasuk isu terkait pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dalam kepemilikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menegaskan bahwa OJK senantiasa mengawal seluruh transaksi saham bank, terutama jika berpotensi mengubah pemegang saham pengendali (PSP), sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

“OJK senantiasa mencermati setiap perkembangan terkait kepemilikan saham dan struktur pengendalian bank. Dalam hal terdapat transaksi yang berpotensi mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali bank, OJK akan melakukan penilaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Dian dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Dian menekankan bahwa pengawasan OJK terhadap aksi korporasi bank berskala besar (systemically important bank) tidak sekadar berfokus pada perpindahan kepemilikan saham di pasar modal, melainkan juga memperhitungkan stabilitas serta profil risiko bank secara utuh.

“OJK tetap memastikan bahwa setiap perubahan kepemilikan dan pengendalian bank dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta ketentuan mengenai kepemilikan dan pengendalian bank yang berlaku,” kata Dian.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement